"Yang meninggal dunia, sementara, bahwa ada 13 yang meninggal dunia, sampai sekarang," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5).
Frans merinci korban tewas ledakan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela sebanyak tujuh orang, di Gereja kristen Indonesia (GKI) sebanyak tiga orang, dan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), sebanyak tiga orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan CNNIndonesia.com di RS Bhayangkara, sejumlah anggota forensik (INAFIS) terlihat datang dan langsung menuju Ruang Jenazah RS Bhayangkara Surabaya. Selain itu terlihat pula keluarga korban tewas yang akan mengambil jenazah keluarganya.
Bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel pada pukul 06.30 WIB. Lantas bom kedua meletup di Gereja kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro pukul 07.15 WIB, disusul serangan bom ketiga di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno pada pukul 07.53 WIB.
[Gambas:Video CNN] (ayp)