Namun pihak kepolisian belum mengetahui apakah pelaku teror tersebut menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.
"Terjadi penyerangan bom kendaraan, apakah itu roda dua atau roda empat, masih penyelidikan," kata Frans saat memberikan keterangan pers di Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian tersebut terjadi pada pukul 08.50 WIB. Frans memastikan ada korban dari pihak anggota kepolisian. Namun Frans tidak memberikan keterangan lebih rinci dalam konferensi pers yang berlangsung singkat tersebut.
Sebelumnya serangan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur. Setidaknya belasan orang tewas dan 41 orang luka-luka dalam kejadian itu.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan sisa bom aktif dan bahan-bahan pembuat bom. (pmg/gil)