Teror terbaru terjadi di sejumlah titik di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Sejauh ini teror di dua kota itu dilakukan dengan cara bom bunuh diri.
Jokowi menyadari masih banyak hal perlu dibenahi agar Indonesia menjadi lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi tugas bersama merawat negara ini tetap baik, bersatu, tidak ada lagi teroris, bom bunuh diri dengan cara-cara yang kemarin kita lihat sangat tidak beradab," tuturnya.
Permasalahan yang terjadi dan pembenahan yang diperlukan juga beragam sehingga tidak bisa dilakukan sekejap.
"Ini butuh waktu, butuh proses, butuh kesabaran. Belum tuntas kerja kita semua kaena negara di mana pun menjadi besar, kuat, pasti ada cobaan, ujian, tantangan, dan hambatan," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Mubaligh, kata Jokowi, juga harus mengingatkan masyarakat Islam merupakan agama yang mengajarkan lemah lembut, sopan santun, rendah hati, dan menghargai semua orang.
"Ini saya kira kewajiban kita bersama mubaligh mengingatkan para santri, jemaahnya, dan umatnya bahwa Islam tidak mengajarkan sesuatu dengan kekerasan," kata mantan Wali Kota Solo ini. (osc/sur)