"Saya cukup lima tahun saja," kata Hasanuddin dalam debat kedua Pilgub Jawa Barat, di Universitas Indonesia, Depok, Senin (14/5).
Pernyataan Hasanuddin itu menanggapi pernyataan calon gubernur nomor urut empat Deddy Mizwar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasanuddin yakin dapat membenahi sungai Citarum dengan cara melakukan perbaikan dari sisi hulu. Dia akan merehabilitasi lahan gundul di hulu.
Ketika itu, Deddy Mizwar memiliki program bahwa air di Sungai Citarum bisa diminum. Hasanuddin kemudian menyindir Deddy.
"Iya minumnya sambil bawa air mineral," kata Hasanuddin.
Namun, Deddy tetap mengklaim bahwa air sungai Citarum bisa diminum. "Di Cisanti mata airnya bisa diminum," kata Deddy.
Deddy mengatakan bahwa Sungai Citarum memerlukan perhatian dari pemerintah pusat.
Sementara Dedi Mulyadi menambahkan bahwa dia memiliki cara untuk membenahi Citarum.
Persoalan Citarum menurut Dedi berasal dari hulu di mana terjadi perambahan hutan, dan beralih menjadi kebun sayur.
"Pertama masyarakat di sekitar hutan dikasih pekerjaan baru, harian lepas minimal Rp1,5 juta per bulan dan bisa dengan penanaman kopi satu juta pohon kopi
nilainya Rp 14 miliar per tahun," katanya.