"Ya mengganggu, sangat mengganggu," kata Hidayat di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (15/5).
Pasalnya, Hidayat menyebut aksi terorisme ini akan menyebabkan persepsi negatif dari masyarakat. Masyarakat akan menganggap setiap menjelang politik pasti akan terjadi marak teroris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun 2013 lalu malah sudah ada kajian menjelang tahun politik pilkada dan pemilu, teroisme muncul lagi. Saya berharap ini bukan pengulangan," kata Hidayat.
"Saya berharap silakan polisi segera menyelesaikan masalah, tuntas berantas ke akar akarnya," ujar Hidayat.
Lihat juga:Lima Pasukan Elite Anti-Teror di Indonesia |
Malah harinya, bom meledak di salah satu kamar di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Diduga kuat bom meledak tak sengaja saat hendak dirakit oleh pelaku.
Teror bom berlanjut di Senin (14/5). Markas Polrestabes Surabaya jadi sasaran oleh bom bunuh diri. (osc/osc)