Pimpinan Tarekat Naqsabandiyah Syafri Malin Mudo menyatakan, mereka memulai puasa Ramadan lebih dulu karena ada perbedaan perhitungan dalam kalender Islam.
"Kami mengambil sistem hisab berdasarkan malam saat Rasulullah SAW hijrah dari Mekah ke Madinah," kata Syafri Malin Mudo di Padang seperti dilansir dari Antara.
Menurutnya, Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah pada Rabu petang dan malam Kamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naqsabandiyah berpuasa dalam setahun dengan perhitungan 30 hari puasa Ramadhan dan 6 hari puasa Syawal.
Dengan demikian, Idul Fitri akan jatuh pada 1 Syawal tepatnya 13 Juni 2018.
Pemerintah sendiri baru akan menetapkan awal Ramadan dalam sidang isbat yang digelar hari ini. Sementara Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa awal Ramadan1439 H jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018. (sur)