Sementara rumah tempat terduga teroris selama ini gelap karena lampu dimatikan oleh petugas.
Pantauan CNNIndonesia.com, sebuah mobil ambulans terlihat keluar dari halaman rumah tersebut yang diduga membawa korban baku tembak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menutup lokasi sekitar baku tembak tersebut sejak sore tadi. Polisi tak ingin mengambil risiko karena dugaan ada bahan peledak di rumah terduga teroris.
Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan, Densus berpengalaman dalam penindakan sebelumnya di rumah dua terduga teroris.
"Di rumah Tri Anton dan Dita (dua terduga teror sebelumnya), kami dapatkan bom aktif. Kami tak ingin ambil risiko, kami lakukan penutupan jalan di lokasi sekitar," kata Barung.
Jarak antara kerumunan warga dengan rumah terduga teror sekitar 300 meter. Warga dan wartawan juga dilarang mengambil gambar baik foto maupun video.
Petugas bersenjata segera memperingatkan jika ada warga atau wartawan yang membidikan kamera dari ponsel.
(sur)