"Dua anggota kita mengalami luka bacok," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto dalam keterangan pers di Mapolda Riau, Riau.
Sunarto mengatakan personel pertama yang mengalami luka bacok ialah personel Propam Polda Riau Brigadir Jhon Hendrik. Ia mengalami luka pada ibu jari kanan akibat ayunan samurai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu personel lain yang mengalami luka akibat serangan samurai, yakni anggota Bidkum Polda Riau Kompol Farid Abdullah. Farid mengalami luka bacok di bagian belakang kepalanya.
Di sisi lain, Sunarto juga menyampaikan satu personel Ditlantas Polda Riua Ipda Auzar tewas dibarak kendaraan yang dikemudikan terduga teroris. Tabrakan itu terjadi saat salah satu terduga teroris hendak kabur.
"Dua personel yang luka saat ini tengah dirawat di RS Bhayangkara," ujarnya.