Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Probolinggo

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 17/05/2018 03:19 WIB
Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Probolinggo Tim Densus 88 Mabes Polri menggeledah rumah terduga teroris di kawasan Perumahan Sumbertaman Indah, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/5) malam. (Dok/Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Densus 88 Mabes Polri menggeledah sebuah rumah milik terduga teroris di kawasan Perumahan Sumbertaman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/5) malam.

"Benar, Tim Densus 88 menggeledah rumah di sana malam ini," ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis dini hari, seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di rumah tersebut Tim Densus 88 mendatangi dan menggeledah mulai pukul 21:30 WIB, kemudian mengamankan seorang penghuninya.



Selain menggeledah, Tim Densus 88 juga membawa pria tersebut menuju mushala yang tidak jauh dari rumahnya, dan berada di permukiman warga dengan alasan kerap melakukan aktivitas di sana.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Polda Jatim maupun Mabes Polri terkait penggeledahan rumah terduga teroris di Kota Probolinggo.

Sementara itu, mengutip Detik.com, dari penggeledahan di rumah dan tempat ibadah di Probolinggo, Densus 88 menangkap tiga orang terduga teroris untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kapolres Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan ketiga tersangka tersebut berinisial F, F dan H. Mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan teroris di Probolinggo.


Pada hari yang sama, diinformasikan juga Tim Densus 88 mengamankan dua terduga teroris di Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Bahkan dikabarkan salah seorang di antaranya harus ditembak karena mencoba melawan petugas.

Sama seperti di Kota Probolinggo, penangkapan terduga teroris juga belum ada keterangan resmi dari Polda Jatim maupun Mabes Polri.

Sehari sebelumnya, Selasa (15/5) malam, di sejumlah tempat di Surabaya, yakni di Jalan Sikatan kawasan Manukan dan Jalan KH Abdul Wahab Siamin dilakukan penggerebekan di sebuah rumah yang diduga dihuni terduga teroris.

Bahkan di Jalan Sikatan IV, polisi menembak mati seorang terduga teroris karena melawan. Kemudian polisi juga membawa seorang wanita yang merupakan istri seorang terduga teroris dari sebuah rumah mewah di kawasan Jalan KH Abdul Wahab Siamin.


Di Jawa Timur, selama dua hari, 13-14 Mei 2018, lima ledakan terjadi, yakni pada Minggu (13/5) bom bunuh diri di tiga gereja berbeda, yakni Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di wilayah Ngagel, GKI Wonokromo Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta di Jalan Raya Arjuno.

Kemudian, Minggu malam sekitar pukul 20:00 WIB bom meledak di Rusunawa Blok B lantai 5 Kelurahan Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo serta pada Senin (14/5) pagi pukul 08:50 WIB bom meledak di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. (rah/rah)