Kata Hendrawan, seharusnya Prabowo yang lebih dulu mengumumkan cawapres.
Handrawan mengibaratkan pertarungan Jokowi dan Prabowo dengan pertandingan olahraga catur. Ia mengatakan bahwa Jokowi yang berstatus sebagai juara bertahan berhak untuk mendapatkan tempat kehormatan ketimbang Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi artinya mestinya challenger [Prabowo] ini yang menentukan paslonnya dulu," tambah Hendrawan.
Ia lantas membandingkan kekuatan koalisi Jokowi yang sudah memenuhi PT karena sudah mendapatkan dukungan lima parpol yang mendapatkan kursi di parlemen.
"Itu harapan yang semu, harapan semu. Silakan saja, itu sebabnya pidato ketum Megawati di apel siaga Solo jelas sekali. Silakan kalau ada yang deklarasikan," pungkasnya.
Sebelumnya, Desmond mengatakan bahwa Gerindra dan PKS masih menunggu momentum untuk mendeklarasikan tokoh yang bakal menjadi cawapres Prabowo.
Salah satu momentumnya, mereka menunggu koalisi parpol pengusung Jokowi mengumumkan terlebih dulu siapa cawapresnya.
"Masa kita duluan mendeklarasikan, tapi pak Jokowi belum, kan, jelas dari statement-nya pak Prabowo setelah pak Jokowi mengumumkan siapa cawapresnya," ungkap Desmond.