Sandi menyebut pihaknya kini masih mengejar status wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam audit tahunan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Sudah mulai kami dapatkan data-data (perombakan pejabat) dan sekarang proses kami lagi fokus untuk WTP," ujar Sandi di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gubernur Anies Rombak Pejabat Pemprov DKI |
Pemprov DKI Jakarta baru akan fokus membahas reshuffle itu setelah audit BPK selesai. Namun Sandi tak ingin menargetkan waktu reshuffle pejabat Pemprov DKI Jakarta.
Lalu, 4 April lalu, Sandi mengaku sudah mulai meninjau kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan berujung pada pergantian pejabat.
Penilaian atas kinerja para kepala SKPD tersebut berdasarkan hasil pendidikan dan latihan (diklat) di Bogor pada 21 Maret 2018 yang saat itu diikuti di 93 Eselon II Pemprov DKI Jakarta.