Pantauan CNNIndonesia.com, sejumlah polisi juga tampak berlarian ke luar pengadilan untuk memeriksa asal suara dentuman. Hanya terdengar sekali dentuman.
"Tiarap-tiarap jangan halangi jalan, masuk semua jangan ada yang keluar," kata seorang polisi.
Gerbang PN Jaksel kemudian ditutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa pegawai dan pengunjung panik karena khawatir dengan keselamatan mereka.
Namun, selang beberapa saat kemudian polisi memastikan bahwa dentuman berasal dari proyek bangunan yang ada di depan PN Jakarta Selatan.
"Ada barang-barang berisi bahan kimia. Sisa aja. Tapi itu sangat berbahaya, kalau api langsung meledak," katanya.
Hari ini PN Jaksel menggelar sidang Aman Abdurrahman dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi. Aman dituntut dengan hukuman mati atas tuduhan jadi dalang sejumlah kasus teror. (ugo/sur)