Mereka melakukan pemeriksaan lokasi secara detikl untuk mencari tahu penyebab kebakaran yang menewaskan delapan orang tersebut. Selain itu, olah TKP dilakukan guna mengetahui asal mula titik api.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Tinton Yudha Riambodo mengatakan pihaknya belum mengetahui hasil olah TKP itu karena tim Labfor masih bekerja dan membutuhkan analisis melalui uji laboratorium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Indekos Terbakar di Surabaya, 8 Orang Tewas |
Segala benda yang dicurigai menjadi penyebab kebakaran dibawa Tim Labfor. Termasuk, sebuah kompor dan juga tabung elpiji yang ditemukan sudah dalam kondisi gosong. Kedua benda ini juga turut disita petugas.
Lihat juga:Kebakaran Rumah Kos, 8 Orang Tewas |
"Untuk sementara pemeriksaan masih berlanjut. Pemilik kos juga sudah diperiksa," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto, ditemui di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu (30/5), dikutip dari Antara.
Dia mengatakan ada empat sampai lima orang yang diperiksa terkait kebakaran tersebut. Dari keterangan itu nantinya akan dibuat bahan diskusi dan gelar perkara.
"Apabila ada bukti dan keterangan bisa jadi. Tapi semua dikembalikan lagi kepada Undang-Undang dan peraturan yang berlaku," tutupnya.
Sebelumnya, kebakaran yang disertai dengan ledakan terjadi di sebuah rumah indekos, di Surabaya, pada Selasa (29/5), dan menewaskan delapan penghuninya. (dik/arh)