"Karena sekarang kelompok garis keras ini juga menjadikan tokohnya menjadi calon capres atau cawapres. Ini, kan, soal agenda, agenda [kelompok] khilafah," kata Sultonul usai menghadiri sebuah diskusi di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (30/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, biarin aja, Rizieq juga enggak akan jadi. Apalagi ngomong soal cawapres. Itu, kan, isu soal di atas [elite], kalau pun Prabowo minta dicalonkan Rizieq jadi cawapres ya itu sih jebakan," kata dia.
PBNU, kata dia, bukan partai politik yang dapat mengeluarkan rekomendasi kandidat capres/cawapres kepada seseorang.
"Yang mampu, kan, parpol," kata dia.
PA 212 telah mengeluarkan rekomendasi sejumlah nama calon presiden yang akan didukung pada Pilpres 2019. Nama tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berada di urutan teratas nama capres yang direkomendasikan.
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan nama tersebut berdasarkan pendapat sebagian besar peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PA 212 di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jawa Barat, Selasa (29/5). (wis/sur)