Jokowi menyatakan beredar pula isu bohong lainnya seperti dirinya merupakan keturunan Tionghoa dari Singapura. Padahal ia kerap mengklarifikasi hal itu dalam sejumlah kesempatan.
"Bapak saya orang Karanganyar. Ibu saya orang desa di Boyolali. Jadi kalau isu begini ada yang percaya, sedih kita," ujar Jokowi di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/5).
Isu-isu seperti itu, kata Jokowi, memang selalu muncul jelang pesta demokrasi terutama Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sehingga masyarakat seharusnya benar-benar dapat mengetahui isu-isu yang benar dan tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Jokowi mengimbau para politikus dan tim sukses calon pasangan pemimpin tidak menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam pesta demokrasi.
Lihat juga:Jokowi 'Curhat' Masalah Isu PKI |
"Itu adalah proses demokrasi yang tidak mencerdaskan," ujarnya.
Jokowi juga menjamin setiap warga negara Indonesia diberikan kebebasan memilih siapapun yang mereka inginkan sebab hal itu diatur dalam konstitusi. (sur)