Senior Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan KAI telah bekerja sama dengan pelbagai pihak, terutama dari kepolisian maupun TNI.
Sedikitnya ada 250 personel gabungan yang disiagakan. Di antaranya, ada yang membawa anjing pelacak di dua stasiun yaitu Pasar Senen dan Gambir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pintu area masuk, baik Gambir serta Pasar Senen juga terdapat petugas yang dilengkap alat melacak bom. Sementara untuk keberangkatan, petugas bakal melakukan pemeriksaan identitas penumpang dengan alat pendeteksi bahan logam.
Menurut dia sedianya langkah antisipasi tersebut bakal digelar pada 5 Juni 2018. Posko untuk menunjang keamanan dan kenyamanan mudik juga bakal didirikan di dua stasiun tersebut.
"Ada posko keamanan, posko operasi, posko kesehatan, posko pelayanan. Dan untuk keamanan kita tidak hanya dari internal, begitu juga untuk kesehatan yang kerjasama dengan PMI dan Dinas Kesehatan," ujar dia.
Edy pun memperkirakan arus mudik bakal ramai pada 13 Juni sedangkan arus balik pada 18-19 Juni. (asa)