"Pembangunan kantor DPD di ibu kota negara dan ibu kota provinsi usulan anggarannya sebesar Rp836.468.018.800," kata Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal DPD Maruf Cahyono di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (6/6).
Untuk di tingkat pusat, Maruf menjelaskan DPD mengajukan anggaran pembangunan gedung baru sebesar Rp557.299 miliar. Gedung baru yang rencananya berada di kompleks parlemen Senayan itu merupakan bagian dari penyelenggaraan pelayanan umum sarana dan prasarana DPD RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi usulan tambahan seluruhnya sebayak Rp915 miliar. Sebagian besar untuk kepentingan pembangunan gedung DPD pusat dan di daerah," katanya.
Oesman menyatakan, pembangunan Gedung DPD merupakan proyek yang ada sebelum masa kepemimpinannya. Ia menegaskan hanya meneruskan realisasi proyek tersebut agar maruah DPD terjaga.
Lebih lanjut, Oesman mengklaim, DPD sudah memiliki blueprint dari pembangunan gedung tersebut. Ia berkata, DPD berencana membangun gedung sebanyak 20 lantai dengan nilai anggaran sekitar Rp1 triliun di salah satu lahan terbuka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (age)