"Yang lain adalah kesejahteraan terkait dengan ketersediaan alutsista, kemudian juga kesempatan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia," kata Sabrar di Kawasan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (6/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara buka puasa bersama di Mabes TNI, Selasa (5/6), Jokowi menyetujui peningkatan pendapatan operasional Babinsa yang mencapai 771 persen.
Dia pun menegaskan kenaikan tunjangan untuk Babinsa tersebut akan diimbangi pula dengan peningkatan profesional prajurit. Apalagi, lanjutnya, Babinsa merupakan ujung tombak TNI yang langsung berhadapan dengan masyarakat.
Ditambahkannya, kenaikan tunjangan tersebut tidak bermuatan politis, khususnya dalam momentum politik saat ini.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut telah menyetujui peningkatan tunjanhan bagi Babinsa yang dimulai pada Juli mendatang.
"Nanti Juli ada kenaikan pendapatan operasional yang biasanya per bulan terendah itu Rp310 ribu, menjadi Rp2,7 juta per bulan. Ini melompat 771 persen," kata Jokowi di Mabes TNI, Selasa (5/6). (arh/sur)