Pelabuhan Merak merupakan satu-satunya akses untuk perjalanan laut dari bagi warga yang ingin menyebrang dari Jawa ke Sumatera.
"Tanggal 8 hingga 9 Juni ini diperkirakan akan mencapai tingkat kepadatan yang tinggi karena memang hari Senin itu sudah libur dan mungkin banyak masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik mulai hari ini atau mungkin malam ini," kata Djoko di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (8/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko menyebut Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni di Lampung perlu mendapat perhatian saat musim mudik karena menghubungkan Jawa dan Sumatera dan merupakan jalur ekonomi nasional.
Namun menurutnya sejak Jumat sore, belum ada pergerakan berarti kendaraan yang melintasi Tol Tangerang Merak.
Lihat juga:Info Mudik Lebaran 2018 via Jalur Alternatif |
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, butuh waktu sekitar satu jam dari GT Cikupa, titik awak Tol Tangerang-Merak untuk tiba di Pelabuhan Merak dengan kecepatan mobil 90 kilometer per jam. Kendati demikian, arus kendaraan lancar.
"Ini tadi perjalanan dari Jakarta lancar dan karena memang ada pintu tol di Cikupa, kita memang harus biasa mengantre dan tidak terlalu akut, padatnya," ujarnya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, prediksi lalin di GT Cikupa yakni 5.500 kendaraan per jam dengan panjang antrian 1 sampai 2 kilometer (km) selama H-7 hingga H+7 lebaran.
Sedangkan di Exit Merak, prediksi lalin 4.200 kendaraan per jam dengan panjang antrian 3 sampai 4 km. Kemudian, di Exit Serang Timur prediksi lalin 3.400 kendaraan per jam dengan panjang antrian 1 sampai 2 km. (dal/sur)