"Bagus juga kalau digunakan (sebagai kampanye)," ujar Fadli Zon di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (8/6).
Sebab, kata Fadli, lagu tersebut merupakan medium penyampaian pesan yang liriknya menggambarkan kondisi riil saat ini seperti harga sembako naik, listrik naik, hidup makin susah dan BBM naik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua DPR itu menceritakan pembuatan video klip lagu tersebut dilakukan pada akhir bulan lalu pada 30-31 Mei 2018 lalu. Dia merasa kagum dengan lagu tersebut.
Deklarator Gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera sebelumnya mengunggah video musik itu lewat akun Facebook miliknya, bersamaan dengan sejumlah foto saat rekaman dan syuting klip berlangsung.
"Alhamdulillah dalam 8 jam viewers di Facebook sudah menembus 330 ribu viewers, belum lagi pagi ini semua WAG [WhatsApp Group] dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Rote hingga Miangas bahkan Sydney, Tokyo, New York, Istanbul hingga Rio de Jenario serentak pagi ini dibombardir#LaguKeren2019GantiPresiden," tulis Mardani.
Bukan hanya Mardani, dalam video itu juga terlihat sejumlah orang yang meyanyikan lagu #2019GantiPresiden, seperti Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais, aktor Fauzi Baadila dan Ahmad Dhani. (age)