Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan jumlah korban jiwa itu akibat 70 kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama dua hari penyelenggaraan Operasi Ketupat Jaya 2018.
"Hingga kemarin, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas ada 70. Meninggal dunia 14 orang, kemudian ada luka berat, luka ringan, dan kerugian materiil," kata Iqbal dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, Mabes Polri juga mencatat sebanyak 11.427 pelanggaran lalu lintas telah terjadi selama Operasi Ketupat 2018. Iqbal berkata, pihak kepolsian menilang 5.304 pelanggaran lalu lintas di antaranya.
Terkait situasi arus mudik terkini, dia menuturkan peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat di sejumlah gerbang tol. Iqbal menjabarkan bahwa volume kendaraan yang masuk di Gerbang Tol Merak mengalami kenaikan hingga 7.323 kendaraan.
Sementara, pada hari biasa lalu lintas kendaraan mencapai di 1.657 kendaraan.
Selain itu, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di Gerbang Tol Ciawi, yakni sebesar 11.885 kendaraan. Angka normalnya hanya 7.375 kendaraan. Lalu, jumlah kendaraan yang melintas Gerbang Tol Cileunyi sudah berada di angka 26.176, atau meningkat 14.176 kendaraan dari jumlah normal.
Sedangkan, di Gerbang Tol Cikarang Utama, volume kendaraan telah meningkat sebesar 19 persen ke angka 58.371 kendaraan.
Operasi Ketupat Jaya merupakan kegiatan gabungan yang dilaksanakan Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan menerjunkan sebanyak 177 ribu personel dalam menyambut arus mudik lebaran 2018. Operasi ini akan berlangsung selama 18 hari sejak Kamis (7/6).
(dal/arh)