"Akibat dari volume kendaraan yang memang pengguna jalan, kendaraan, berangkat di malam hari. Kita gunakan empat gardu utama dan dua tandem," kata Emon Sukarya, Manager Pengumpul Tol (Pultol) PT Marga Mandala Sakti (MMS), selaku operator tol Tamer, Minggu(10/06) dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan terjadi penumpukkan kendaraan di Gerbang Tol Merak dan Pelabuhan Merak," ia memprediksi.
"Kalau [prediksi] dari kami, puncak arus mudik di [gerbang tol] Merak, sekitar H-3," terangnya.
Kini, seluruh gardu tol di Tangerang-Merak, telah menggunakan sistem pembayaran secara elektronik, meski tetap melayani pembayaran secara tunai, dalamn kondisi tertentu.
"Saat ini hampir 99 persen [pembayaran] menggunakan uang elektornik, namun ada beberapa [pemudik] yang tidak mencukupi saldo," jelasnya. (yan/arh)