"Melihat situasi Indonesia kita hari ini, yang kita butuhkan sekarang ini adalah lahirnya pemimpin fresh, yang bisa merangkul semua pihak," kata Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (11/6).
"Bukan malah membuat Indonesia kita ini semakin terkotak-kotak, dan masuk ke dalam jurang perbedaan dan polarisasi yang semakin dalam," imbuh dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahathir, kata dia, telah memiliki rekam jejak memimpin pemerintahan di eksekutif selama 22 tahun, sementara Amien belum memiliki pengalaman tersebut. Kesamaan keduanya disebut hanya pada usia yang sama-sama sudah tua.
"Tapi di sisi lain, pak Amien Rais juga harus berjuang mengumpulkan suara 20 persen sebagai syarat maju pilpres," kata Ferdinand terpisah.
Nama Amien, kata dia, belum pernah muncul dalam pembahasan internal di Partai Demokrat. Meski ada kemungkinan maju, dia menilai peluang Amien cenderung sulit karena polarisasi kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
"Tetapi siapa pun yang ingin mengambil kader terbaik PAN, siapa saja, saya ikhlas," kata Zulkifli di kediamannya, Jakarta, Sabtu (9/6).
Untuk mewujudkan itu, PAN sebagai partai pengusung minimal harus mampu membangun koalisi untuk memenuhi syarat presidential treshold sebesar 25 persen dari suara nasional di Pileg 2014, atau 20 persen kursi di parlemen. (wis)