"Kalau Pak Amin (capres) kami (PBB) tidak akan ikut," kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (12/6).
Yusril mengatakan, bagi PBB karier politik Amien sudah selesai. Selain itu, Amien sebelumnya juga menyatakan hanya akan memberikan dukungan kepada calon yang diusung nantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Mahathir jauh lebih unggul dari Amien jika ditinjau berdasarkan karier politik. Mahathir sudah menjadi perdana menteri selama beberapa periode hingga memberi banyak perubahan pada Malaysia.
Sedangkan Amien, menurut Yusril, tidak pernah menduduki jabatan pemerintahan. Mantan Ketua Umum PAN itu hanya pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat selama satu periode, yakni 1999-2004.
"Di MPR tidak begitu banyak kerjanya juga sebenarnya. Jadi, menurut saya tidak relevan membandingkan Amien dengan Mahathir. Beda latar belakang pengalaman dan pengabdian antara Amien dengan Mahathir," kata Yusril.
"Sekarang ini yang paling penting PBB eksis kembali dan masuk DPR walaupun tidak ikut pemerintahan yang dianggap ideal. Ya, lebih baik PBB menempatkan diri sebagai oposisi," kata Yusril.
Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membuka kemungkinan mengusung Amien sebagai capres. Amien pun merasa masih layak untuk menjadi presiden Indonesia meskipun usianya tak lagi muda.
"Kalau Mbah Amien Rais ini kan, walaupun tua, ya tidak apa-apa. Begitu Mahathir. Jadi, saya jadi remaja lagi sekarang kan ya, jadi saya terima kasih Pak Mahathir," ujarnya di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan, di Jakarta, Sabtu (9/6).
"Yang jelas kami konsisten calon Gerindra hanya Pak Prabowo," kata Andre saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (10/6). (has)