Ngabalin mengatakan pertemuan itu akan berlangsung di Istana Bogor pada Sabtu (16/6) pukul 08.00 WIB, sesuai informasi dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
"Saya tadi juga ditanya (soal SP3 Rizieq), cuma saya bilang Insyaallah besok pagi jam 08.00 ada di istana. Baru-baru Pak Pratikno ada kirim kabar jam 08.00 WIB saya ada di istana, saya akan memastikan tentang informasi video (ucapan Rizieq soal SP3)," ujarnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah nanti kalau saya sudah dapat, saya baca, nanti saya koordinasi dengan teman-teman kita di tim seputar istana, kemudian mungkin Pak Pratikno, mungkin menteri luar negeri, mungkin saya berkesempatan akan bicara dengan Pak Idham, saya berkesempatan bicara dengan Pak Tito, mau kita lihat karena publik harus dapatkan jawaban yang tepat," tuturnya.
"Yang mau saya bilang kalau saya pegang surat itu you trust me pasti saya bicara dengan presiden," ucapnya.
"Kami menyampaikan apresiasi di mana mereka telah menyampaikan langsung surat SP3 kepada pengacara kami untuk disampaikan kepada saya di Kota Mekkah," kata Rizieq dalam video yang dilihat CNNIndonesia.com, Jumat (15/6).
CNNIndonesia.com mencoba mengonfirmasi kabar penghentian kasus ini ke Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mempersilakan untuk mengonfirmasi ke Mabes Polri.
"Silakan ke Mabes [konfirmasi]... Pak Iqbal [Karopenmas Polri Brigjen Pol M Iqbal]," kata Argo lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (15/6) saat ditanya perihal SP3 Rizieq Shihab.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis Mabes Polri belum memberikan klarifikasi. (has)