Ketua Umum PAN Zulkfili Hasan membuka kemungkinan partainya maju sendiri.
"Kenapa tidak? Kan PAN gudang capres," ujar Zulkifli ketika ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan Zulkifli tersebut menanggapi gugatan terhadap Undang-undang Nomor 222 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang menyaratkan partai politik atau gabungan parpol harus memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada Pemilu 2014 lalu untuk bisa mengusung pasangan capres.
Jika gugatan itu dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan ambang batas menjadi 0 persen, tiap parpol dapat mengajukan capres mereka sendiri.
Sebelumnya, pada 11 Januari 2018 MK pernah menolak uji materi ambang batas pencalonan presiden yang diajukan sejumlah pihak, di antaranya Partai Idaman. Salah satu penggugat, mantan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, menilai pasal ketentuan ambang batas pencalonan digugat ke MK lantaran membatasi hak berdemokrasi.
Zulkifli mewajarkan bila ada yang berusaha kembali menggugat peraturan tersebut.
KPU menetapkan pendaftaran calon presiden pada 4-10 Agustus 2018 dan keputusan ini sudah disepakati pada rapat dengar pendapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat.
(vws)