Mereka yang pingsan langsung ditangani oleh petugas kesehatan yang jumlahnya sengaja ditambah pada tahun ini.
"Ada dua anak-anak, delapan lansia, dan dua orang remaja pingsan," sebut salah seorang petugas medis yang tak ingin disebutkan namanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka berbondong-bondong datang ke sana, bahkan ada yang mengaku dari waktu subuh, demi bersilaturahmi dengan JK.
Usaha Tompo yang datang sejak subuh ternyata tidak sia-sia, ia berhasil ketemu langsung dengan orang nomor dua di Republik Indonesia ini.
"Tadi ketemu langsung, sudah salaman juga. Kita juga diberi hadiah amplop, isinya Rp100.000 untuk orang dewasa dan Rp50.000 untuk anak-anak," ungkapnya.
"Saya tidak dapat apapun, tidak ketemu dengan pak JK. Pas saya mau masuk sudah pagar sudah ditutup," keluh Rina, salah satu warga yang tak berkesempatan bersalaman dengan JK meski sudah lama mengantre.
Pantauan CNNIndonesia.com, selain masyarakat biasa, sejumlah pejabat juga hadir dalam acara open house Jusuf Kalla.
Penjagaan ketat juga dilakukan aparat keamanan, setiap warga maupun pejabat diperiksa terlebih dahulu sebelum masuk ke rumah pribadi Jusuf Kalla.
Lihat juga:Wapres JK Buka Suara Soal SP3 Rizieq Shihab |