Menurut Syafruddin, hal itu sesuai kesepakatan dan janji dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta INASGOC yang menyebut semua venue pada minggu ketiga bulan Juni sudah tuntas.
"Mungkin finishing yang di luar itu memakan waktu satu minggu atau 10 hari. Jadi kira-kira venue semua siap di minggu pertama Juli, siap seluruhnya," kata Syafruddin di Sekretariat CdM Asian Games 2018, Jakarta, Minggu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syafruddin menuturkan persoalan venue tersebut berkaitan dengan kesiapan para atlet yang akan bertanding.
Selain itu Syafruddin mengatakan kesiapan atlet yang akan bertanding sudah mencapai 99 persen. Seluruh nama atlet yang akan bertanding juga sudah diserahkan kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Dari jumlah itu, kata Syafruddin sebanyak 50 persen atlet Indonesia masih mengadakan latih tanding di luar negeri seperti di Jepang, Korea, Hongkong, Thailand, dan berbagai negara di Eropa.
Sebagian lain seperti atlet cabang olahraga panahan sudah kembali ke tanah air karena telah menyelesaikan uji tanding sebelum lebaran.
"Namun, kami merencanakan pada Rabu setelah liburan, akandi kumpulkan seluruh cabor," ujarnya.
"Sehingga diperkirakan kontingen dan seluruh major official itu kami dapat data akan datang sekitar 28.000 jumlah kontingan dan ini yang terbesar selama sejarah penyelenggaraan Asian Games," katanya. (wis)