Penangkapan buaya oleh pawang dari Ragunan tersebut akan menggunakan jaring.
"Menurunkan tim dari Ragunan, pawangnya begitu, datang dengan jaring," kata Sandi di area Jakarta Fair, JIExpo Kemayoran, Minggu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, lanjut Sandi, pihaknya telah melakukan pemantauan dengan sejumlah pihak terkait guna memantau tempat-tempat wisata di sekitar Pondok Dayung.
Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang melihat munculnya buaya tersebut untuk segera melaporkan kepada pihak-pihak terkait.
Pada Kamis (14/6), seekor buaya sepanjang 2,5 meter terlihat di sekitar Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok.
Atas penemuan itu, Menteri Siti Nurbaya meminta agar tidak menembak buaya tersebut. Ia menyarankan daripada ditembak lebih baik agar buaya itu dijaring saja.
Di sisi lain, Ditpolair Mabes Polri mengklaim tak akan menggunakan senjata dalam melakukan penangkapan terhadap buaya tersebut.
Lihat juga:Pengunjung Tak Takut Isu Buaya Masuk Ancol |
"Opsi pertama menangkap, kita berusaha yang terbaik," kata Faried di Ditpolair Mabes Polri, Jakarta Utara, Minggu (17/6). (wis)