"Penumpang tersebut bernama Nuzulul Hikmah (23), warga Dusun Makalah, Desa Komis, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur," kata kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang Suprapto di Semarang, seperti dikutip dari Antara, Senin (18/6).
Suprapto mengatakan awalnya Nuzulul merasakan kontraksi di atas kereta, kemudian suaminya, Jamil (32) segera melaporkan ke kondektur saat berada di Stasiun Kaliwungu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan proses persalinan tersebut berjalan lancar dan bayi lahir dengan selamat pada Minggu (17/6) pukul 15.27 WIB.
"Setelah ibu dan bayinya menjalani observasi selama lebih kurang hampir tiga jam di Ruang Ibu dan Anak, si ibu kemudian masuk ke ruang rawat inap. Kemungkinan besar besok (Senin) sudah bisa keluar dan kembali melanjutkan perjalanan ke Surabaya," katanya.
PT KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan tiket untuk keluarga Jamil yang akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya.
Menurut Suprapto, biaya perawatan bagi penumpang tersebut tidak ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja, seluruh biaya perawatan Nuzulul dan bayinya ditanggung oleh Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro.
"Bayi tersebut diberi nama Faridatul Jamilah. Dia merupakan anak kedua dari pasangan Jamil dan Nuzulul Hikmah," katanya.
Suprapto mengimbau seluruh penumpang khususnya ibu hamil yang menumpang KA jarak jauh agar mematuhi aturan mengenai ketentuan perjalanan bagi ibu hamil.
Apabila di luar usia kehamilan 14-28 minggu, wajib membawa surat keterangan dari dokter kandungan atau bidan yang menyatakan usia kehamilan pada saat pemeriksaan, kandungan dalam keadaan sehat, tidak ada kelainan dalam kandungan.