Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat, Hartono Ahmad, menyebutkan ada 12 korban yang sudah dievakuasi dari lubang tambang, 7 di antaranya meninggal dunia, 3 masih dirawat di Puskesmas Sekotong, dan 2 orang sudah diperbolehkan pulang.
"Seluruh korban merupakan warga Kabupaten Lombok Barat, baik yang meninggal dunia maupun masih dirawat dan yang sudah dipulangkan," kata Hartono seperti dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan para korban selamat adalah Sulaiman (28) warga Sauh, Ramli (28) warga Sauh, Kentung (40) warga Lekong Jae, Dong (32) warga Belongas, Nurimah (40) warga Selodong
Tim BPBD Kabupaten Lombok Barat, bersama anggota Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram serta TNI/Polri, masih berupaya melakukan pencarian kemungkinan korban lainnya di dalam lubang tambang.
"Kemungkinan jumlah penambang yang ada dalam satu lubang itu lebih dari 12 orang. Kami masih berupaya mencari kemungkinan ada korban lain," ujar Hartono.