Angka tersebut setara dengan 31 persen dari total 146.413 orang yang telah menyeberang dari Jawa pada arus mudik kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Bakauheni, lanjut Anton, tren penumpang pejalan kaki ramai dari pagi hingga jelang sore hari.
Salah satunya adalah penumpang pejalan kaki dapat menikmati ruang tunggu yang nyaman dengan kapasitas hingga 1.000 orang. Lalu, di loket tiket penumpang telah disiapkan juga jalur khusus bagi ibu hamil, balita, lansia dan difabel.
Selain itu juga disediakan fasilitas kesehatan, toilet bersih, ruang menyusui dan lainnya.
Kapasitas Terpasang Memadai
Selanjutnya, untuk puncak arus roda dua dan roda empat diperkirakan akan terjadi pada Rabu (20/6) atau H+5 dan Kamis (21/6) atau H+6.
Anton menyatakan pihaknya memprediksi saat puncak arus balik kendaraan roda dua yang akan kembali ke Jawa mencapai 17.778 unit atau naik 4,7 persen dibandingkan tahun lalu, 16.975 unit.
Kapasitas terpasang yang disiapkan sebanyak 60 ribu unit, sehingga hanya terpakai 30 persen untuk sepeda motor.
Lihat juga:Diskon Tarif Biang Keladi Macet di Tol |
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono yang melakukan kunjungan ke Pelabuhan Bakauheni, Selasa (19/6) menyatakan akan melakukan persiapan yang lebih matang guna menekan antrean yang berpotensi terjadi kemacetan saat puncak arus.
"Salah satunya dengan sosialisasi pembelian tiket feri secara online secara terus menerus, hal ini sangat bermanfaat bagi pengguna jasa. Mereka tidak perlu lagi antri terlalu lama saat akan naik kapal," kata Djoko. (kid)