Kadis Perhubungan Tapanuli Utara, Erikson Siagian di Tapanuli Utara, menyebutkan korban ditemukan anggota Koramil 02/Naingolan, dan anggota Polsek Nainggolan, serta Basarnas di kedalaman 10 meter.
"Penemuan jasad korban di lokasi kejadian saat turun hujan," kata Erikson seperti dilansir dari Antara.
Erikson menuturkan bahwa korban yang meninggal dunia dibawa ke Puskesmas Sirait di Nainggolan untuk dilakukan otopsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musibah tersebut terjadi, karena kapal kayu tersebut tidak memiliki lampu, dan akhirnya menabrak bambu yang ada di tengah Danau Toba," kata Kepala Pos SAR Parapat, Torang.
"Namun, secara tiba-tiba angin kencang bertiup dan membawa kapal tersebut, hingga ke tengah Danau Toba," ujar Torang.
Ia menjelaskan, Joifan Situmorang dan Rahmat Dani yang tengah berada di tengah danau berupaya menyelamatkan diri.Tetapi hanya Joifan yang berhasil selamat sampai ke pinggir Danau Toba.
Torang menambahkan nama yang ada dalam kapal tersebut yakni Joifan Situmorang, Rahmat Dani, Sahat Simorangkir, Jolom Sipayung dan Ama Monang Lumbanraja. (wis)