Menurut Direktur Utama Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, tim menemukan posisi KM Sinar Bangun tim gabungan berhasil menemukan dan mengidentifikasi posisi kapal pada pukul 11.12 WIB.
Dalam pencarian itu, Basarnas dibantu tim 'Mahakarya Geo Survey' dari Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (24/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FOTO: Merapal Doa Demi Bersua di Danau Toba |
Data penemuan koordinat dan posisi KM Sinar Bangun diserahkan ke pihak berwenang dibawah kendali Basarnas, untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.
Posisi KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Tiba diperkirakan di kedalaman 450 meter. (REUTERS/Beawiharta) |
Karena posisi kapal nahas itu berada pada kedalaman 450 meter, Ikatan Alumni ITB mengusulkan menggunakan alat ROV ECA H1000 semi work class untuk membantu proses pengangkatan kapal.
KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB.
Dari proses pencarian yang dilakukan, tim gabungan telah menemukan 19 korban selamat dan tiga korban tewas. Sementara warga melaporka ada 192 anggota keluarga yang mereka yang hilang yang diduga berada di kapal tersebut.
KM Sinar Bangun diperkirakan mengangkut sekitar 200 orang meski hanya punya kapasitas 45 orang.
[Gambas:Video CNN] (ayp/sur)
Posisi KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Tiba diperkirakan di kedalaman 450 meter. (REUTERS/Beawiharta)