"Ini bagian dari bagaimana kita bisa menunjukkan sebagai warga kota yang baik. Bahwa ruas alternatif yang di Pondok Indah kan sekarang juga bisa digunakan oleh publik," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan Sigit Wijatmoko saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/6).
Sigit menyatakan sudah menyiapkan jalur alternatif bagi warga Pondok Indah, yakni melewati Jalan RA Kartini ke Jalan Ciputat Raya untuk menuju Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Sebab, kebijakan ganjil diterapkan setiap hari sejak pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ucap Sigit, akan disediakan bus khusus untuk para warga di sekitar jalan yang menerapkan sistem ganjil-genap.
"Ini juga bisa menjadi satu contoh yang baik bahwa warga yang tinggal di kawasan elite pun juga men-support apa yang jadi hajatan besar Indonesia," lanjut Sigit.
Dishub DKI menyediakan lima jalur alternatif di wilayah lain yang juga diterapkan sistem ganjil genap. Untuk kawasan Kemayoran di mana Jalan Benyamin Sueb diberlakukan ganjil genap disediakan jalan alternatif RE Martadinata-Jalan Danau Sunter Barat-Jalan HBR Motik-Jalan Gunung Sahari.
Sementara untuk ruas protokol Jalan Rasuna Said, Gatot Subroto, MH Thamrin, dan Sudirman, ada dua jalur alternatif yang disediakan.
Jalur alternatif tersebut adalah, dari arah selatan, pengendara bisa melewati Jalan Warung Jati Barat-Jalan Pejaten Raya-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo. Sementara dari utara, pengendara disarankan melewati Jalan S Parman-Jalan Tomang Raya-Jalan Cideng.
Untuk sekitar Jalan DI Panjaitan, disarankan lewat jalur Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman.
Terakhir alternatif MT Haryono bisa dilalui lewat Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika.