Sejumlah anggota tim pencari di antaranya L Sembiring, warga Medan, dan Wanson Purba, warga Kabupaten Simalungun, mengaku belum ke TPS setempat. Sebab hingga pukul 13.50 WIB mereka masih berada di Pelabuhan Tiga Ras melakukan tugasnya.
"Kemarin kami di data, sampai saat ini belum ada pemberitahuan," kata Wanson di Simalungun, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota PPS Nagori Tiga Ras, Henny Sinaga, memastikan sampai batas waktu pencoblosan pukul 13.00 WIB, tidak ada pemilih dari luar daerah yang menggunakan hak pilihnya di TPS 1. Padahal lokasinya berdekatan dengan posko bencana.
Awalnya ada wacana para keluarga korban kapal tenggelam dan tim gabungan diperkenankan memilih di TPS 1, dengan menunjukkan KTP elektronik dan formulir A5. Namun, sehari menjelang pencoblosan, KPU Provinsi Sumatera Utara menerbitkan surat yang meminta KPU Simalungun tidak memfasilitasi mereka, dan mengimbau agar para pemilih mencoblos di tempat tinggal masing-masing.
Untuk Pilkada Sumatera Utara, KPU Simalungun menyediakan 1.685 TPS tersebar di 413 nagori (desa)/kelurahan dari 32 kecamatan dengan jumlah pemilih 607.181 jiwa.
Pilgub Sumut diikuti oleh dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (nomor urut 1) dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (nomor urut 2).