"Harga diri kita Sumut, saya enggak mau lagi Sumut dibilang tempat penyamun, tempat korupsi. Ini yang perlu disampaikan," kata Edy di Medan, Rabu (27/6).
Untuk mewujudkan hal itu, Edy meminta agar masyarakat bisa sama-sama mengawal pembangunan Sumut. Edy berniat untuk menggandeng masyarakat, ahli dan akademisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan persentase data sementara yang masuk pada Rabu (27/6) pukul 16.37 WIB, Edy-Ijeck memperoleh persentase 57,07 persen atau unggul dari pesaingnya yakni Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.
"Secara singkat saya sampaikan selamat datang gubernur dan wakil gubernur baru Sumatra Utara Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah berdasarkan hasil hitung cepat LSI Denny JA," kata peneliti LSI Denny JA Mohammad Khotib di Jakarta.
Sementara lawannya Djarot-Sihar yang didukung PDIP dan PPP memperoleh 42,93 persen suara.
Edy pun menjamin Sumut dalam keadaan aman. Kalaupun ada isu Sumut yang tidak baik, maka Edy menjamin hal itu hanya isu belaka tanpa pertanggungjawaban.
"Tapi kalau ada anggapan chaos ada yang bilang tak aman, ngarang aja kalian, enak aja, aman semua tempat kita ini. Jangan hilangkan karakteritas kita. Kita memang kasar, tapi kita jujur," tutup dia. (asa)