Hasto menilai Ridwan alias Emil yang kerap mengenakan baju merah, termasuk saat pemilihan telah menggerus suara pendukung Hasanah.
"Pada putaran terakhir ini Pak Ridwan Kamil selalu menggunakan baju merah sehingga itu lah yang menyebabkan suara kami juga agak salah satunya tergerus," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tergerus, kata Hasto, pasangan Hasanuddin-Anton masih dapat mempertahankan 14 persen dari 17 persen suara loyalis PDIP di Jawa Barat. Dalam arti lain, PDIP di Jawa Barat dianggap masih solid.
"Strong point kita itu 14 persen itu masih bisa dijaga oleh Paslon Pak TB yang menunjukan loyal supporter dari PDIP tetap solid di Provinsi Jawa Barat tersebut," katanya.
"Apakah kemudian Jabar menentukan konstelasi pilpres kami akan cermati itu," ujar Hasto.
Hasil akhir quick count Saiful Mujani Research Center (SMRC) dalam pilgub Jabar menunjukkan pasangan calon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul dari ketiga paslon lain. Jumlah ini diperoleh dari total suara masuk sebesar 95,75 persen hingga pukul 16.15 WIB.
Paslon nomor urut satu itu meraih 32,21 persen suara disusul paslon nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu sebesar 29,53 persen.
Sementara di posisi ketiga paslon nomor urut empat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebesar 25,45 persen. Sedangkan di posisi paling buncit paslon nomor urut dua Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan sebesar 12,81 persen.