Kepala Badan Geologi ESDM Rudy Suhendar menjelaskan material abu vulkanik yang disemburkan Gunung Agung sangat halus sehingga mudah terbawa angin.
"Walaupun dikeluarkan di gunung hanya 2.000 meter, tapi karena halus sekarang masih melayang di bagian barat Bali dan sampai ujung timur Jawa, Banyuwangi sampai ke Jember. Melayang-layang di sekitar 15.000 kaki [4.572 meter]," ujar Rudy pada jumpa pers di Gedung Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dari Badan Geologi menjelaskan bahwa keseluruhan aktivitas Gunung Agung dalam status level 3, siaga. Di mana merekomendasikan masyarakat di Gunung Agung tidak melakukan pendakian, pengunjungan, dan wisatawan tidak memasuki radius 4 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung," jelas Rudy.
"Diimbau juga kepada masyarakt, walaupun saat ini tidak banyak turun abunya, tipis, tetap gunakan pelindung masker menghindari menghirup debu vulkanik. Bagi masyarakat yang bermukim di dekat gunung, jika turun hujan waspada ancaman sekunder aliran lahar," tuturnya. (stu)