Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Widjatmoko menjelaskan dengan menekan waktu tempuh tersebut, maka pihaknya bisa memenuhi target waktu tempuh yang telah diberikan oleh Olympic Council of Asia (OCA), yakni 34 menit.
"Ini mudah-mudahan bisa semakin baik dan bisa memenuhi target yang diharapkan OCA," kata Sigit saat dikonfirmasi, Minggu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, lanjut Sigit, pada Rabu (3/7) juga akan dilakukan uji coba perjalanan dari wisma atlet menuju ke masing-masing venue.
Uji coba itu, lanjutnya akan dilakukan oleh Dishub bersama dengan jajaran dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
"Kita optimis apa yang ditargetkan OCA bisa dipenuhi selama Asian Games," ujar Sigit.
Tiga rute tersebut adalah wisma atlet-TMII dengan waktu tempuh 38 menit, wisma atlet-POPKI Cibubur dengan waktu tempuh 45 menit, dan wisma atlet-pondok indah dengan waktu tempuh 48 menit.
"Ini untuk cabang olahraga golf di Pondok Indah, pencak silat di Taman Mini Indonesia Indah, dan di Cibubur (Bola Tangan)," ujar Anies di kantor Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (29/6).
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah menerapkan sistem ganjil genap baru selama perhelatan Asian Games 2018. Ganjil genap akan diberlakukan 15 jam setiap hari, mulai 06.00 WIB sampai 21.00 WIB.
Nantinya ganjil genap akan dilakukan di perempatan Pasar Senen, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Soebroto, Slipi, Tomang, Rasuna Said, dan sekitar kawasan Pondok Indah.
Pengecualian sistem ganjil genap akan berlaku bagi kendaraan Presiden, Wakil Presiden, kendaraan ketua lembaga negara, kendaraan pelat merah, kendaraan kontingen, transportasi umum, ambulans, dan pemadam kebakaran.
(CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi) |
(CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi)