Dinas Kesehatan Cianjur menyatakan hingga Minggu (1/7) siang, para korban telah pulang ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Ciranjang. Dari sekian banyak kroban itu, tidak ada yang dirujuk ke RSUD Cianjur.
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, Tresna Gumilar mengatakan, berdasarkan catatan pihaknya jumlah warga yang mengalami keracunan mencapai 79 orang, beberapa diantaranya merupakan anak-anak dan orang lanjut usia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang menyantap makanan hajatan itu mengeluhkan mual, pusing, dan diare dalam waktu nyaris bersamaan. Pihak keluarga masing-masing kemudian membawa mereka ke puskesmas terdekat guna mendapat pertolongan medis.
Kata Lubis, pihaknya langsung mendatangi ke rumah warga yang menggelar hajatan untuk mengambil sampel makanan yang diduga membuat warga keracunan. (osc/gil)