"Kalau bisa didesain dengan bagus, jangan asal dibangun supaya menjadi kenangan yang baik," kata Luhut saat meninjau Posko Basarnas di Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun, sebagaimana dilansir Antara, Senin (2/7).
Bupati Simalungun, JR Saragih mengatakan monumen dibangun di daerah yang tinggi di seputaran Pelabuhan Tiga Ras. Monumen itu akan dilengkapi dengan prasasti yang mencantumkan nama-nama berserta foto penumpang KM Sinar Bangun 6.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut juga memperkirakan peristiwa tenggelamnya KM. Sinar Bangun tidak mempengaruhi minat wisatawan untuk mengunjungi Danau Toba. Hanya saja fasilitas yang disiapkan di Danau Toba masih belum seimbang jika dibandingkan dengan arus wisatawan yang berkunjung ke kawasan itu.
Meski banyak melakukan pembangunan sarana dan prasarana, Luhut mengakui masih ada keterlambatan terutama dalam membangun infrastruktur fery penyeberangan.
"Ternyata, kita kalah cepat," kata Luhut. (antara)