Dari data Pos Pengamatan Gunungapi Agung erupsi terjadi secara strombolian dan terdengar pula suara dentuman. Lontaran lava pijar pun teramati keluar kawah dengan jarak mencapai 2 ribu meter.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi kurang 7 menit 21 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Multiplatform Application for Geoharzard Mitigation and Assesment (Magma) Indonesia dari Kementerian ESDM mencatat saat erupsi terjadi, kolom abu teramati setinggi kurang lebih 2.000 m dari atas puncak Gunung Agung.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.
Erupsi itu diikuti dengan erupsi susulan pada pukul 06:41 WITA dan 06:55 WITA dengan tinggi kolom abu masing-masing teramati setinggi kurang lebih 1.000 m di atas puncak.
Lihat juga:Aktivitas Gunung Agung Masih Berstatus Siaga |
Siangnya, Gunung Agung kembali erupsi pada pukul pukul 13:43 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 30 detik.
Gunung Agung sampai saat ini masih berada di status level III atau Siaga.