Data itu merupakan data sementara yang dihimpun BNPB atas peristiwa yang terjadi pada Selasa (3/7) sekitar pukul 14.30 WITA tersebut.
"Data sementara korban meninggal KM Lestari Maju 12 orang," ucap Kepala Pusat Informasi Data dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, identitas empat korban meninggal dunia lainnya belum diketahui hingga saat ini, yakni seorang perempuan berusia 70 tahun, seorang anak laki-laki berusia dua tahun, seorang anak perempuan berusia tiga tahun, dan seorang laki-laki yang diketahui beralamat tinggal di Pajjukukan, Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Sementara itu berdasarkan keterangan Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, kapal penyeberangan KM Lestari Maju sengaja dikandaskan oleh awak kapal karena mengalami kerusakan.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo mengatakan kapal kemasukan air karena cuaca buruk membuat nakhoda mengambil langkah untuk segera mengandaskan kapal.
"Nakhoda kapal sengaja dikandaskan agar tidak tenggelam," kata dia melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Jakarta (3/7).