Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun mengatakan pihaknya masih menyelidiki kepemilikan peluru tersebut. Awalnya, peluru ditemukan oleh anggota penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Jakarta Barat yang sedang membersihkan kali tersebut dari sampah.
Saat ditemukan, kondisi 206 peluru tersebut dalam keadaan berkarat karena terendam air dalam waktu yang lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marbun memastikan peluru tersebut sudah tidak aktif digunakan. Hingga kini, Marbun mengatakan pihaknya masih menyelidiki kepemilikan peluru tersebut.
Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji menjelaskan penemuan 206 peluru tersebut terjadi saat tim UPK Badan Air sedang membersihkan sampah di sekatan HDPE (Hight Density Polyethyelene).
Selain ratusan peluru, lanjut Isnawa, dalam kantong plastik juga ditemukan satu buah mainan berbentuk granat.
"Untuk granat itu hanya granat mainan, kalau pelurunya asli dan masih aktif," kata Isnawa saat dikonfirmasi, Selasa (3/7). (pmg/wis)