Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman merinci rotasi dan promosi jabatan itu terdiri dari 91 perwira tinggi (Pati) dan 35 perwira menengah (Pamen) TNI.
Di antara 126 perwira itu, 25 orang dimutasi karena akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Sejumlah nama itu diantaranya Sekretaris Menkopolhukam Letjen Yoedhi Swastono yang dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Yoedhi Swastono dan Yodhie Swastanto sudah dimutasi, jabatan yang mereka tinggalkan saat ini masih kosong karena belum ada pengganti.
Rahman mengatakan TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.
Adapun rincian mutasi dan promosi itu terdiri dari 38 Pati dan 22 Pamen di jajaran TNI Angkatan Darat (AD); 31 Pati dan 6 Pamen di jajaran TNI Angkatan Laut (AL); serta 22 Pati dan 7 Pamen di jajaran TNI Angkatan Udara (AU).
Penetapan mutasi dan promosi itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/620/VII/2018, tanggal 2 Juli 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Nama-nama lain yang dimutasi di antaranya Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Alfret Denny D. Tuejeh yang dimutasi menjadi Kasdam XII/Tanjungpura. Jabatan Alfret akan digantikan Kolonel Arh Candra Wijaya yang mendapatkan promosi kebaikan pangkat setelah sebelumnya menjabat sebagai Paban II/Jemen Srenum TNI.
Di TNI AL, Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal) Laksda Dwi Widjajanto, dimutasi menjadi Staf Khusus Kasal. Posisinya lantas digantikan oleh Laksma Djoko Erwan P yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiskual.
Lalu di tubuh TNI AU, Aslomlek Panglima TNI Marsda Bonar H. Hutagaol dimutasi menjadi Pa Sahli Tk.III Bid. Ekkudag Panglima TNI. Jabatannya digantikan Marsda TNI Asep Dian Hermawan yang sebelumnya menjabat sebagai Sahli Tk.III Bid. Ekkudag Panglima TNI.