"Benar-benar tidak ada batas, semua to the point. Ada yang bicara pelabuhan, hambatan investasi, dan infrastruktur," kata Emil di Kompleks Istana Bogor, Kamis (5/7).
Acara itu sengaja diadakan Jokowi karena ingin langsung mendengarkan masalah yang terjadi di daerah, keluhan, serta masukan dari Bupati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Emil Dardak Tak Tampik Bakal Dukung Jokowi |
Menurutnya, dialog dalam komunitas kecil akan membuat pembicaraan lebih mudah dan banyak hal bisa disampaikan.
Emil mengatakan Jokowi dalam pertemuan itu mencatat dan menanggapi satu per satu keluhan serta masukan para Bupati.
Ia meyakini setiap permasalahan yang disampaikan bakal ditindaklanjuti Jokowi melalui pembahasan bersama menteri terkait.
"Enak, sih, satainya meski agak dingin. Biar pun kami ikut Pak Presiden, beliau ambil tiga, kami ambil tiga, masa ambil lima," ucap Emil.
Meski berlangsung santai, Jokowi disebut kembali menunjukkan contoh komunikasi seorang pemimpin.
Untuk itu, Presiden mengajak sejumlah bupati menyapa pengunjung Kebun Raya Bogor dari sisi Istana.
Istana dan Kebun Raya Bogor hanya dipisahkan pintu pagar dan sebuah kolam. Dengan jarak sedekat itu Presiden beserta tamunya dapat terlihat jelas dari Kebun Raya Bogor jika berada di Beranda.
"Jadi itu empati itu memang sangat terlihat. Kami sangat berterima kasih beliau benar-benar menempatkan para kepala daerah sebagai elemen sangat penting diseleraskan kebijakannya, pusat sampai daerah," kata pasangan Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jawa Timur 2018 ini. (wis/asa)