"Kalau capres yang didukung, yang disepakati dalam ijtima ulama 27 Juli nanti. Tunggu saja perkembangannya," kata Sekjen Forum Umat Islam (FUI) sekaligus pengurus Persaudaraan Alumni 212 Muhammad Al Khaththath kepada CNNIndonesia.com di Masjid Baiturrahman, Menteng, Jakarta, Kamis (5/7).
Ijtima itu akan dihadiri sejumlah ulama dari berbagai ormas Islam, terutama yang selama ini terhubung dengan Alumni 212. Ijtima itu akan menyepakati calon presiden dan wakil presiden yang akan didukung pada Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara yang dijagokan sebagai cawapres, yakni Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Yusril Ihza Mahendra, Anies Matta, Zulkifli Hasan, Eggy Sudjana, Bahtiar Nasir, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Jika Rizieq memutuskan pulang, lanjut Al Khaththath, ada kemungkinan Imam FPI itu ikut mengkampanyekan paslon yang dianggap berkomitmen memperjuangkan kepentingan umat Islam.
Proses pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum akan dibuka pada 4 sampai 10 Agustus. KPU kemudian akan melakukan seleksi adminisitrasi capres-cawapres yang didaftarkan partai politik.
Setelah itu, KPU akan menetapkan capres-cawapres peserta Pilpres 2019 pada 20 September. Satu hari setelahnya, yaitu 21 September, KPU memberikan nomor urut capres-cawapres. Masa kampanya akan berlaku pada 23 September hingga April 2019 mendatang.
(ayp/gil)
Proses pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum akan dibuka pada 4 sampai 10 Agustus. KPU kemudian akan melakukan seleksi adminisitrasi capres-cawapres yang didaftarkan partai politik.
Setelah itu, KPU akan menetapkan capres-cawapres peserta Pilpres 2019 pada 20 September. Satu hari setelahnya, yaitu 21 September, KPU memberikan nomor urut capres-cawapres. Masa kampanya akan berlaku pada 23 September hingga April 2019 mendatang.