"Tidak ada deal sama sekali, tidak ada ini itu dan saya mendoakan dan mensupport beliau untuk bisa melanjutkan kepemimpinan," kata TGB saat ditanya terkait kans menjadi cawapres Jokowi usai memberi dukungan, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/7).
"Yang kurang-kurang ya itu lah bagian dari ikhtiar kita bersama-sama untuk memperbaiki," lanjutnya.
TGB menegaskan tidak ada pembicaraan terkait posisi apapun terhadap dukungan tersebut. Menurutnya, sebuah dukungan tidak harus selalu diartikan mendapat posisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TGB juga enggan berandai-andai jika nantinya diminta Jokowi menjadi juru kampanye atau juru bicara pada masa kampanye nanti.
Menurut Gubernur Nusa Tenggara Barat ini, keputusannya mendukung Jokowi berdasarkan fakta dan kinerja mantan Wali Kota Solo tersebut.
Sebelumnya, TGB memberikan sinyal untuk mendukung Joko Widodo untuk melanjutkan kepemimpinannya hingga dua periode pemerintahan.
Politikus Demokrat itu mengatakan dukungan kepada Jokowi dilakukan setelah melalui pertimbangan yang berkaitan dengan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat.
"Sangat pantas dan fair kita beri kesempatan Presiden Jokowi untuk terus melanjutkan dua periode dan menyelesaikan apa yang selama empat tahun ini sudah dimulai," kata TGB saat berkunjung ke kantor redaksi CNN Indonesia, Jakarta, Rabu (4/7). (sur)