Deklarasi malam hari ini dihadiri langsung Presiden Joko Widodo di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Selasa (10/7) malam. Pantauan di lapangan Jokowi sudah tiba di lokasi acara.
Dewan Pendiri SAMAWI, Ahmad Nawawi, mengatakan solidaritas itu dibentuk karena melihat perhatian Jokowi atas umat dan kemajuan agama Islam selama memimpin Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun menyebut beberapa di antara yang disebutkan sebagai kerja nyata Jokowi atas kemajuan Islam. Beberapa di antaranya seperti penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, pembentukan Bank Wakaf Mikro di kawasan pondok pesantren, hingga konsistensi mendukung kemerdekaan Palestina.
Ia pun menyoroti kebiasaan Jokowi menghadiri acara atau agenda-agenda besar organisasi Islam. Selain itu, Aminuddin pun mengapresiasi Jokowi yang selalu menyempatkan hadir ke pesantren ketika kunjungan kerja presiden.
Di sisi lain, Jokowi juga dinilai mampu membangun Indonesia di berbagai daerah terutama luar Pulau Jawa.
"Ini sesuai prinsip keagamaan Islam Indonesia, melaksanakan pembangunan-pembangunan baru yang lebih bermanfaat tanpa melupakan pembangunan lama," kata Aminuddin.
SAMAWI, kata Aminuddin, awalnya didirikan enam ulama muda. Selain dirinya, lima orang lainnya adalah Addin Jauharudin (Cirebon), Djihadul Mubaroq (Jawa Tengah), Mulyadi P Tamsir (Kalimantan), Ahmad Nawawi (Banten), dan Nizar Ahmad Saputra (Bandung).
Kini, SAMAWI telah berada di 10 provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.
Acara deklarasi dukungan kepada Jokowi serta peresmian SAMAWI disebutkan dihadiri 15.000 ulama muda mulai dari Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Daerah (Korda), Koordinator Kabupaten (Korkab), Koordinator Kecamatan (Korcam).
Lihat juga:SBY: Demokrat Tidak Punya Capres |